Suasana berbeda menyelimuti area Eduwisata Kebun Herbal di Sawangan, Magelang, pada Rabu (4/2/2026). Sebanyak 49 mahasiswa D3 Farmasi Politeknik Kaltara yang biasanya hanya berkutat dengan teori di dalam kelas, hari itu tampak antusias turun langsung ke lapangan.
Kedatangan mereka ke unit divisi Herbal Indo Utama (HIU) ini bukan sekadar untuk jalan-jalan, melainkan dalam rangka kunjungan dan praktik industri. Sejak pukul 09.00 WIB, agenda padat sudah menanti mereka. Acara ini, berlangsung dengan lancar selama sehari penuh.
Usai sambutan hangat dan pengenalan profil perusahaan, para mahasiswa langsung diajak berkeliling dari hulu ke hilir industri. Tur ini dimulai dari kebun herbal, lalu masuk ke rumah pembibitan, hingga melihat langsung proses pasca panen di ruang pembuatan simplisia.

Tak berhenti di situ saja, mereka juga melihat bagaimana kemasan produk dicetak dan disiapkan di gudang produk jadi. Rasa ingin tahu mahasiswa kian terbayar saat mereka memasuki sesi kedua. Mereka diajak meninjau langsung fasilitas produksi obat herbal, olahan pangan, dan kosmetik di sarana Kalangan.
Namun, puncak keseruan justru terjadi usai rehat siang. Dibekali materi Business Model Canvas (BMC), mahasiswa ditantang untuk menjadi pelaku industri. Mahasiswa mendapat challenge untuk memproduksi sediaan serbuk instan dengan alat sederhana, sekaligus menerapkan teori bisnis ala-ala industri.

Aidil Nastiar, salah satu peserta, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya saat kami temui seusai kegiatan praktik. Bagi dirinya, melihat mesin penggilingan dan proses Quality Control (QC) secara langsung adalah pengalaman yang sangat mahal.
“Di sini sangat menarik, sangat membantu kami yang berasal dari daerah. Sesuatu yang tidak kami dapat (di kampus), seperti QC, penggilingan, percetakan, hingga produksi, di sini bisa kami dapatkan secara langsung dengan praktiknya, tidak hanya teori,” ungkap Aidil dengan wajah semringah.

Senada dengan mahasiswa, Direktur Politeknik Kaltara, Muhammad Aris, menyebut kunjungan ini sebagai momen yang sangat berharga. Melihat tingginya antusiasme peserta, beliau bahkan memiliki keinginan untuk menambah durasi kunjungan di masa mendatang.
“Sesuatu yang sangat berharga bagi kami, luar biasa yang kami dapatkan di tempat ini. Semoga di tahun-tahun berikutnya, Politeknik Kaltara bisa diterima (lagi) di Herbal Indo Utama. Meskipun kali ini cuma sehari, mudah-mudahan, ke depan kami ingin memprogram (kunjungan) dua hari, sehari full untuk kunjungan ke industri, dan hari berikutnya untuk praktik langsung seperti hari ini. Meskipun (hari ini) singkat, tapi luar biasa, mahasiswa kami sangat antusias untuk mengikuti kegiatan,” harap Bapak Aris menutup kegiatan hari itu.



