D3 Farmasi INH Makassar Kunjungi dan Berkreasi dengan Sediaan Herbal di HIU

Antusiasme tinggi menyelimuti 30 mahasiswa Program Studi D3 Farmasi, Institut Nani Hasanuddin (INH) Makassar, saat mengunjungi fasilitas Herbal Indo Utama (HIU). Mereka langsung melihat proses produksi obat herbal dari pembibitan tanaman hingga menjadi produk siap konsumsi.

Salah satu mahasiswa, Bilu Nait Rangkoratat, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Banyak yang saya dapatkan dari sini, mulai dari budidaya, cara pengolahan, sampai produk jadi. Herbal Indo Utama ini punya banyak keunggulan, produknya sangat beragam,” ungkap Bilu, Rabu (1/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Kunjungan Industri yang digelar Program Studi D3 Farmasi, INH Makassar. Mahasiswa diajak tur lengkap ke berbagai sarana milik HIU, sekaligus banyak berkreasi dengan aneka bahan herbal.

Kunjungan ke Sarana HIU

Kunjungan INH Makassar ke Herbal Indo Utama

Perjalanan dimulai dari sarana Japun. Di sana mereka melihat langsung rumah pembibitan, kebun herbal, rumah pengolahan hasil panen dan simplisia, hingga rumah percetakan kemasan. Tur dilanjutkan ke sarana Kalangan yang menjadi pusat produksi obat herbal, pangan, kosmetik, serta laboratorium.

Mahasiswa dibagi menjadi kelompok kecil supaya pembelajaran lebih efektif. Di setiap titik, petugas HIU siap menjelaskan detail kerja mesin dan peran masing-masing divisi. Tak hanya melihat, para mahasiswa juga boleh mendokumentasikan dan bahkan sesekali mencoba mengoperasikan mesin secara langsung (on-hand).

Berkreasi dengan Sediaan Herbal

Kegiatan Praktik INH Makassar saat Kunjungan ke Herbal Indo Utama

Setelah tur, antusiasme semakin memuncak saat sesi praktik. Mahasiswa dibagi tiga kelompok dan ditantang meracik sediaan herbal menggunakan bahan mentah yang disediakan. Mereka juga wajib menyusun Business Model Canvas untuk produk buatannya.

Ruangan seketika berubah menjadi sorak-sorak ramai ketika setiap kelompok mempresentasikan hasil di panggung di depan dosen pendamping yang bertindak sebagai juri. Di sini, ide-ide bisnis sekaligus produk hasil kerja mahasiswa benar-benar diuji.

Bilu mewakili teman-temannya tak lupa menyampaikan kesan akhir kunjungan. “Kesan saya sangat luar biasa. Petugas dan seluruh tim HIU sangat ramah. Kami diberi kesempatan berkreasi, membuat sediaan herbal yang bermanfaat untuk kesehatan dari bahan herbal,” tutupnya.

HIU berharap kegiatan ini semakin memperkaya pengetahuan mahasiswa soal industri farmasi herbal yang sesuai standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan memberi banyak gambaran soal cara kerja industri herbal.