Kunjungan Industri S1 Farmasi UNISKA ke Herbal Indo Utama Tumbuhkan Motivasi Berwirausaha

Raut wajah antusias tampak jelas ketika 33 mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (UNISKA) menyusuri area hijau Eduwisata Kebun Herbal di Sawangan, Magelang, Sabtu (31/1/2026).

Di tengah panasnya udara pagi, mereka tak sekadar melihat, namun juga sibuk menyentuh tekstur daun, menghirup aroma simplisia, hingga sesekali memberanikan diri mencicipi rasa tanaman obat yang pahit langsung dari tangkai pohonnya.

“Kami tadi diajak berkeliling untuk mengenal segala proses dari awal sampai akhir. Dari bahan baku, tanaman dijelaskan apa saja yang ada di sini, kemudian sampai ke tempat produksi,” ujar Edward Soleh, salah satu mahasiswa peserta kunjungan.

Bagi Edward dan rekan-rekannya, pengalaman menyentuh langsung bermacam tanaman herbal dan alat produksi, memberikan gambaran nyata bahwa dunia farmasi ternyata lebih luas dari sekadar meracik obat di balik etalase apotek.

Aktivitas eksplorasi yang dilakukan secara interaktif tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Fakultas Farmasi UNISKA di Herbal Indo Utama (HIU). Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiwa dengan industri secara langsung.

Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan sambutan dan pengenalan profil perusahaan. Setelah itu, rombongan diajak untuk mengunjungi dua sarana utama di Herbal Indo Utama, yakni sarana di Japun dan sarana di Kalangan.

Kunjungan UNISKA ke Sarana Japun Herbal Indo Utama

Di sarana Japun, mahasiswa mempelajari sektor hulu, mulai dari pembibitan di kebun herbal, penanganan pasca panen di ruang pengolahan simplisia, hingga melihat gudang produk jadi dan rumah percetakan kemasan.

Perjalanan berlanjut ke sarana Kalangan yang menjadi jantung produksi HIU. Di sini, mahasiswa mengamati gudang bahan baku, aktivitas laboratorium, hingga proses produksi obat herbal, olahan pangan, dan kosmetik yang dilakukan dengan mesin-mesin modern.

Di setiap posnya, tenaga ahli HIU memberikan penjelasan mendetail, menjawab pertanyaan kritis mahasiswa, dan membiarkan mereka mencoba beberapa alat secara langsung (on-hand). Mahasiswa bahkan dibebaskan untuk mendokumentasikan proses-proses yang ada di unit produksi.

Kunjungan UNISKA ke Sarana Kalangan Herbal Indo Utama

Dosen Fakultas Farmasi UNISKA, Ibu Mulyani, mengapresiasi keterbukaan HIU soal kunjungan ini. “Alhamdulillah, kami melihat dari proses panen, melihat kebun herbal, dan teman-teman mahasiswa juga diajak dalam proses alur produksi, dari produksi obat hingga pengemasan,” ungkapnya.

Ibu Mulyani juga menyoroti inovasi produk HIU yang tak terpaku pada herba konsumsi semata, tetapi sudah merambah ke produk kosmetik. Secara pribadi, beliau bahkan memberikan testimoni sebagai pengguna setia produk HIU.

“Saya juga kebetulan pengguna produk dari Herbal Indo Utama. Alhamdulillah, kalau saya rutin menggunakan Habbatus Sauda 4 in 1. Nah, itu memang memberikan (manfaat) kolesterol yang semakin stabil dan tensi juga lebih stabil,” tambahnya.

Kegiatan yang berakhir pukul 12.30 WIB ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan teknis saja, tetapi juga membuka wawasan baru. Edward Soleh bahkan mengaku mendapatkan perspektif baru tentang masa depannya sebagai calon lulusan S1 Farmasi.

“Kami bisa mendapatkan gambaran dan sedikit motivasi juga, bahwa farmasi itu tidak hanya di apotek atau rumah sakit saja, tetapi juga bisa menjadi entrepreneur sendiri ke depannya,” pungkas Edward.