Kunjungan Industri Polbangtan Yoma ke Eduwisata Kebun Herbal

Sebanyak 60 mahasiswa dan mahasiswi dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yoma) mengikuti kunjungan industri ke Eduwisata Kebun Herbal di Sawangan, Magelang, pada Kamis (26/6/2025) dan Senin (30/6/2025).

Eduwisata Kebun Herbal adalah bagian dari ekosistem HIU Group, yang berlokasi di perkebunan asri dengan ratusan jenis tanaman berkhasiat obat. Acara kunjungan ini terbagi ke dalam dua sesi, yang masing-masing diikuti oleh 30 mahasiswa.

Acara ini merupakan ke sekian kalinya Polbangtan Yoma melakukan kunjungan ke Eduwisata Kebun Herbal. Kegiatan ini, bertujuan untuk memberi pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa terkait perkebunan herbal, pengolahan, hingga industrialisasinya.

Kunjungan Polbangtan Yoma

Acara dimulai pukul 08.00 dengan sambutan pembukaan dari Bapak Muhammad Taufik, selaku owner HIU Group. Dalam paparannya, beliau memperkenalkan visi dan misi HIU Group, serta seluk-beluk pengembangan perkebunan herbal dan proses hulu-hilir dalam industri herbal.

Setelah pembukaan, para mahasiswa diajak menjelajahi berbagai fasilitas Eduwisata Kebun Herbal. Kunjungan dimulai dari kebun herbal yang menampilkan 140 jenis tanaman obat, dilanjutkan ke rumah pembibitan, ruang penjemuran, gudang produk jadi, dan ruang pengemasan.

Mahasiswa juga berkesempatan melihat langsung proses produksi di sarana industri, termasuk pabrik obat herbal, pangan olahan, dan kosmetik. Kegiatan ditutup pada pukul 14.00 dengan sesi tanya-jawab yang interaktif seputar kunjungan yang telah dilakukan.

Catur Novandra adalah salah satu mahasiswa Polbangtan Yoma yang mengikuti kunjungan ini, ia berbagi kesannya,”Kami banyak dikasih wejangan, terus dapat banyak pelajaran dari HIU Group, terutama cara berwirausaha dari hulu ke hilirnya.”

“Dari cara produksinya, pengolahannya, pengemasannya, semua bisa didapat di HIU Group. Di HIU Group juga kita bisa mengambil hikmahnya, semisal hal kecil itu bisa menjadi hal besar, semisal dari tanaman-tanaman yang kita anggap biasa, ternyata bisa menjadi penghasilan yang sangat besar,” lanjut Novandra.

Senada dengan Novandra, Alieka Pranindyahanny juga menuturkan, “Kita belajar di kebun HIU, ada berbagai macam tanaman herbal, di sini kita belajar bagaimana dan tanaman apa saja yang bisa dibuat obat herbal.”

“Sangat seru sekali, karena di sini kita belajar banyak sekali tentang bagaimana cara berkebun, manfaat tanaman-tanaman herbal, bagaimana cara produksinya, dan apa saja yang bisa dimanfaatkan,” ujar Alieka memberikan kesan-kesannya.

Eduwisata Kebun Herbal memberi pengalaman belajar yang menggabungkan alam dengan edukasi tanaman obat, kesehatan alam, dan industri herbal. Dengan fasilitas lengkap, Eduwisata Kebun Herbal menjadi destinasi yang ideal bagi instansi dan kelompok yang ingin belajar langsung dari ahlinya.